Jumat, 11 Desember 2015

# Personal Story

Kenangan yang ingin kau pilih



Berbicara tentang kenangan itu sama seperti berjalan jauh ke depan namun ketika bahu kita ditepuk oleh seseorang dengan serta merta kita menoleh dan tersadar ada banyak sekali hal yang sudah kita lewatkan. Bentuknya pun tak melulu akan kesedihan atau penderitaan bak membaca novel - novel tragedi yang mengharu biru. Pada satu chapter kehidupan kita pun banyak kenangan manis yang mampir dan kemudian membuat kita tersenyum. Kenangan yang kemudian menguatkan pikiran dan penuh emosi seolah menyedot kita untuk mengulang di masa lampau.

Dari kenangan kita belajar untuk selalu menghargai apapun yang dititipkan Tuhan oleh kita. 7 Milyar lebih spesies manusia di dunia ini namun ada satu hal yang sama yakni kita sama - sama memiliki yakni waktu. Dengan takaran yang sama 86.400 detik, namun waktu memiliki value yang berbeda bagi setiap orang. Contohnya adalah bagaimana satu detik orang yang tengah kesulitan bernapas akan berbeda dengan satu detik bagi sebuah pasangan sedang berciuman atau satu detik seseorang yang tengah mengikuti lomba lari marathon akan sangat berbeda dengan waktu satu detik seseorang yang tengah tertawa riang di sebuah arisan.

Dari detik yang kemudian berganti menit lalu jam berganti hari, minggu, bulan dan tahun setiap orang diberi kesempatan untuk menciptakan kenangannya masing - masing. Pertanyaannya adalah manakah yang lebih ingin kau kenang? Kenangan manis yang bisa menguatkanmu atau kenangan pahit yang kemudian membelenggu dan menyebabkan engkau menderita? 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar